Saran dan Himbauan untuk PLN Bersih

26 Oct 2013

Awal cerita kita mulai di TKP …

Nah hlo. maksudnya bagaimana tuh? Hahaha dasar penulis aneh hihihihi. :) Oh ya perkenalkan ya para pembaca sekalian namaku Agnes. Ciee pake perkenalan segala. :D Ya gak papa kan? Ada pepatah yang bilang “Tak kenal maka tak sayang” Jadi aku mulai dulu dari perkenalan ya. Aku bekerja di sebuah perusahaan swasta sebagai Staff Administrasi. Terus hubungannya apa? Ada dong. Disinilah ketertarikanku untuk ‘ngulik’ lebih lanjut tentang PLN Bersih. Sebuah lomba blog yang diselenggarakan oleh blogdetik dan PT.PLN.

Kenapa aku bilang berawal dari pekerjaan ku itu? Sebab sebagai seorang Staff administrasi di sebuah PT, aku juga tahu bagaimana seluk beluk sebuah perusahaan untuk menegakkan sebuah slogan “ANTI KORUPSI”. Jujur ini benar-benar menarikku untuk masuk lebih jauh mengetahui tentang PLN Bersih. Aku sendiri penasaran apa saja sih usaha yang dilakukan oleh PT.PLN untuk menegakkan slogannya ini. Siapa tahu bisa menginspirasi perusahaan-perusahaan yang lainnya untuk ikut mencontohnya. ;) Ya toh? Insya Allah bisa lebih berkah buat PT.PLN karena mau berbagai dan sharing tentang apa saja usaha dan seperti apa tindakan langsung yang mereka lakukan untuk menegakkan PLN Bersih.

Dengan antusias yang tinggi, mata berbinar-binar, semangat berkobar, dan jari jari tangan yang tak kunjung diam sambil menarik narik scrooll mouse, aku pun mulai mencari informasi lebih jauh tentang PLN Bersih. Mata ku melirik dari kanan ke kiri, dari atas ke bawah sambil membaca satu persatu artikel di website yang kira-kira bisa menjawab pertanyaan yang ada di benakku. Mungkin kalo modem bisa bicara aku akan dapat protes karena membuka banyak sekali halaman website hihihihi. :D

Mulailah aku searching di salah satu search engine “PLN Bersih” Dan alhamdulillah aku langsung menemukan website resminya PLN Bersih di pencarian teratas.

Hasil pencarian PLN Bersih di Search Engine

Hasil pencarian PLN Bersih di Search Engine

Tentu saja tanpa pikir panjang aku langsung meng’klik’ website itu. Aku lihat di panel sebelah kanan ada “Artikel Terbaru” dan entah kenapa aku memperhatikan pada bagian Logo PLN Bersih. Sejenak aku pandang logo itu. Coba lihat untuk kalian yang belum tahu ini adalah logo PLN Bersih. Hmmm ternyata PLN sudah benar-benar bertekad untuk membangun sebuah pengadaan yang bersih.

Logo PLN Bersih

Logo PLN Bersih

Teks “NO SUAP !” ini membuat aku mengingat sejenak ke masa lalu. Entah ini semacam HOAX, entah benar atau tidak aku juga tidak tahu. Tapi untuk kata SUAP ini entah kenapa aku langsung berfikiran ke arah “Penerimaan pegawai baru PT.PLN” . Disinilah aku bertanya-tanya. Dulu ketika aku baru lulus dari SMK, dan hendak mencari kerja, PT.PLN merupakan incaran bagi banyak sekali alumni. Tapi ada kabar yang berhembus, kalo pengen yang mudah masuk ke PLN tinggal bayar sekian juta. Haduuuh beneran nggak sih yang kayak gini? Otomatis aku langsung down. Aku nggak tahu itu bener ato nggak. Tapi seandainya emang PT.PLN sudah benar-benar bulat utuk menegakkan PLN Bersih, aku ada sedikit saran. Ini saranku yang pertama :

Saran Pertama

Tutup dulu jalur awal masuknya kecurangan saat penerimaan pegawai baru. Apabila dari awal masuk mendaftar jadi pegawai PLN saja sudah dengan cara suap pasti nanti kinerjanya juga nggak baik. Jadi selektif saat penerimaan pegawai baru ya? Ini bisa menjadi salah satu celah kecil tapi berakibat besar. Nah jika celah yang ini sudah diperbaiki, maka lanjutkan ke tahap pembersihan pegawai-pegawai dalam dari KKN dan suap.

Itu hanya saran kok. Aku juga nggak begitu tahu kebenaran berita itu. Ya untuk berjaga-jaga aja. :) Kan kata pepatah “mencegah lebih baik dari mengobati” hehehe ya kan? Insya Allah deh kalo dari tahap penerimaan pegawai baru nya udah bersih, nanti ke depannya bisa menciptakan kinerja yang juga bersih. ;)

Oke lanjut lagi ya ke artikel hehehe.. :D

Memang sih setiap perusahaan pasti ingin sekali memiliki kinerja yang bersih karena dengan begini tidak akan ada pihak yang dirugikan. Kesungguhan ini ternyata diibuktikan melalui gerakan yang dilakukan oleh PT.PLN. Di salah satu artikelnya ada kalimat seperti ini :

Salah satu bentuk ketegasan komitmen untuk PLN Bersih dinyatakan melalui aksi korporasi yang nyata, yakni menjalin kerjasama dengan jaringan organisasi global anti korupsi Transparency International Indonesia (TII). Kerjasama ini, sudah berjalan sejak awal Maret lalu, ketika Dirut PLN Nur Pamudji dan Ketua Dewan Pengurus TII Natalia Subagio menandatangani nota kesepakatan kerjasama PLN TII pada 6 Maret 2012 di KantorPLN Pusat. Kerjasama ini bertujuan untuk lebih memastikan, bahwa PLN dalam menjalankan usahanya menyediakan listrik bagi masyarakat luas, sungguh-sungguh menerapkan praktek GCG dan anti korupsi. Kerjasama yang dibangun meliputi reformasi dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta reformasi di sisi pelayanan pelanggan.

Melihat hal ini, aku mulai yakin PLN Bersih tidak hanya sebuah slogan semata. Apalagi mengingat mereka sudah menggandeng TII.

Transparency International Indonesia (TII) merupakan salah satu chapter Transparency International, sebuah jaringan global NGO antikorupsi yang mempromosikan transparansi dan akuntabilitas kepada lembaga-lembaga negara, partai politik, bisnis, dan masyarakat sipil. Bersama lebih dari 90 chapter lainnya, TII berjuang membangun dunia yang bersih dari praktik dan dampak korupsi di seluruh dunia. TII memadukan kerja think-tank dan gerakan sosial. Di samping itu, TII juga mengembangkan Pakta Integritas sebagai sistem pencegahan korupsi di birokrasi pemerintah.

Kalo sudah menjalin kerjasama kayak gini ya berati sudah serius tingkat tinggi hehehe. Ini namanya sebuah langkah besar. :D Untuk menciptakan PLN Bersih, selain menggandeng TII, PLN juga butuh dukungan dari pihak lain. Yang aku maksud disini adalah masyarakat. Yakni masyarakat harus berani melaporkan jika memang mencium ‘bau’ yang tidak wajar di salah satu pegawai PLN. Semisal, ketika ada pegawai PLN yang datang ke rumah untuk memperbaiki sekring atau listrik rumah kita yang mengalami gangguan dan mereka menerima imbalan yang masyarakat berikan, maka masyarakat harus berani melaporkannya karena itu menjadi salah satu penyebab gagalnya upaya PLN Bersih.

Manajer Bidang Niaga dan Pelayanan Pelanggan Dwi Kusnanto mengatakan, petugas PLN tidak boleh menerima uang dan tidak boleh menerima uap dari masyarakat atas pelayanan atau tugasnya (pekerjaannya) kepada masyarakat. “Jika ada petugas PLN yang minta-minta uang, memeras, SMS langsung ke nomor 081281022000, itu SMS PLN Peduli, dan pasti dilakukan follow up atau ditindaklanjuti,” ujarnya saat bincang blogger Detik dengan PLN, di Nutz Culture Sport Bar & Lounge, Senayan City, Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Jadi jangan ragu ya untuk melaporkannya. Dan untuk itu aku memiliki saran kedua yakni :

Saran Kedua

PLN harus menjalin kerjasama yang baik dengan masyarakat. Mungkin bisa menghimbau masyarakat melalui jejaring sosial yang PLN miliki untuk melaporkan apabila ada pegawai PLN yang menerima imbalan. Jangan hanya diam dan menunggu laporan masyarakat saja karena masyarakat juga pasti akan bersikap acuh tak acuh. Jika PLN berani meminta tolong secara langsung, masyarakat akan memberikan respon positif tentunya. :)

Aku pun mulai bertanya-tanya seperti apa sih sistem yang dibuat untuk menciptakan PLN Bersih? Ternyata ada 4 pilar yang disebut PITA.

  1. Partisipasi, partisipasi dari para pegawai PLN dan seluruh stakeholders dalam berkomitmen dan menjalankan dan mendukung program PLN Bersih dengan baik
  2. Integritas, integritas dari para pegawai dalam bekerja melayani masyarakat sangat penting artinya untuk membangun budaya LN Bersih
  3. Transparansi, keterbukaan informasi dan sikap responsif terhadap permintaan informasi publik sangat menentukan dan penting dalam pembangunan budaya PLN Bersih
  4. Akuntabilitas, pilar ini menuntut pegawai PLN untuk selalu responsif terhadap setiap keluhan pelanggan dan juga mendukung implementasi wishtle blower system dan program pengendalian gratiikasi.

PITAPilar pertama, partisipasi, meliputi deklarasi komitmen integritas pegawai PLN di seluruh lapisan unit dan wilayah kerja PLN. Partisipasi ini juga aktif melibatkan pihak-pihak yang terlibat kerja sama dengan PLN melalui deklarasi Collective Action yang merupakan komitmen bersama (PLN, Vendor, Publik) untuk mencegah terjadinya korupsi dalam pengadaan barang dan jasa . Lebih dalam lagi, PLN dan mitra kerja ini juga harus saling mendukung lewat multistakeholder forum yang menjadi sarana komunikasi, evaluasi kualitas, akuntabilitas dan integritas dalam pengadaan barang/Jasa dan pelayanan pelanggan.

Pilar kedua, integritas, menjadikan para pegawai PLN patuh kepada Code of Ethic (CoE) dan Code of Conduct (CoC) yang berlaku di perusahaan. Implementasinya bisa seperti pegawai PLN dilarang berinteraksi dengan vendor yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan (conflict of interest) dan timbulnya gratifikasi melalui berbagai media terutama dan tidak sebatas seperti main golf, undian dalam suatu permainan, dan lain-lain. integritas ini juga berlaku pada proses pelayanan pelanggan melaui perbaikan indeks Integritas Layana Publik (ILP). Salah satu penerapan yang sudah berjalan melalui kemudahan proses pasang baru (PB), tambah daya (TD), dan layanan gangguan (LG) listrik yang bebas dari korupsi dan suap.

Pilar ketiga, transparansi, merupakan landasan utama bagi terciptanya iklim keterbukaan perusahaan lewat keterbukaan informasi kepada publik. Penerapan prinsip transparansi sejalan dengan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 yang sudah diakomodir oleh PLN lewat Keputusan Direksi Nomor 501 Tahun 2012. Keputusan mengatur tentang prosedur keterbukaan dan permintaan informasi oleh publik baik melalui media seperti internet maupun media konvensional seperti buku panduan, brosur, leaflet, dan lain-lain.

Pilar keempat, akuntabilitas, merupakan prinsip dari sikap responsif terkait dengan Complaint Handling Mechanism (CHM) untuk memberikan kesempatan pengaduan terkait pelayanan pelanggan dan pengadaaan barang/jasa, dan lain-lain. wujudnya saat ini berupa tersedianya saluran aduan telepon melalui contact center 123 dan website PLN. Selain itu juga diterapkannya mekanisme Whistle Blower System dan pengelolaan gratifikasi untuk melindungi kerahasiaan pelapor. (Sumber : http://plnbersih.com/blog/2013/10/07/pita-empat-pilar-program-pln-bersih/)

Melalui PITA inilah di harapkan mampu menangkal segala potensi terjadinya praktek korupsi. Selain menggunakan sistem PITA, dan bekerjasama dengan TII, ada beberapa contoh tindakan yang dilakukan PLN untuk menangkal korupsi yakni :

  • Membuat sistem pelayanan yang transparan dengan meminimalkan pertemuan tatap muka pelanggan dengan pegawai PLN.
    Contoh : layanan pasang baru, tambah daya, pasang sementara secara online melalui website http://www.pln.co.id/pbpd/index.php
  • Melakukan perubahan aturan pengadaan barang dan jasa.
  • Membuat sistem penanganan keluhan pelanggan.
    Contoh : Contact Center 123, Official Fans Page PT. PLN (Persero) dan twitter @pln_123
  • Membangun whistler blower system bagi karyawan PLN
  • Memudahkan karyawan yang ingin menyerahkan barang terindikasi gratifikasi
  • Melakukan multi stakeholder forum (mitra PLN) dengan membuat komitmen dan deklarasi bersama untuk tidak melakukan suapdan korupsi. (Sumber : http://akudanpln.blogdetik.com/tentang-pln-bersih-2/)

Hmmm oke oke, memang tindakan itu cukup membantu dalam menyukseskan PLN Bersih. Tapi dalam hal ini yang paling sulit adalah komitmen dari para pegawainya. Setiap pegawai harus sadar tentang bahaya KKN, gratifikasi ataupun suap. Awalnya aku berifikir mungkin hanya sedikit saja yang sadar akan hal itu tapi ternyata aku di kejutkan oleh sebuah buku yang berjudul “Saatnya Hati Bicara”.

Buku

Buku

Buku yang terdiri dari 312 halaman ini membuatku sadar bahwa ternyata banyak sekali pemimpin dan pegawai yang sebenarnya sangat mengedepankan “bersih” dalam bekerja. Ada banyak pelajaran yang bisa di ambil dalam buku ini. Banyaaak banget. :) Bagi yang belum baca silahkan langsung aja di download disini : http://www.plnbersih.com/data/BukuSaatnyaHatiBicara.pdf

Ohya, sebagai bentuk dukunganku buat PLN Bersih, aku ada beberapa himbauan nih. Ini juga sebagai pengingat saja kok buat PLN Bersih.

Himbauan

  1. Hati hati saat pengadaaan barang. Seperti membeli gardu. Itu bisa menjadi kesempatan yang sangat mungkin terjadi indikasi KKN. Tapi jika langsung dibeli ke pihak pabrik dan langsung pihak pabrik yang mengirimkannya, itu jelas akan mengurangi kemungkinan terjadinya kenakalan di dalamnya. PT.PLN sudah melaksanakan yang seperti ini bukan? Saran saya tetaplah berhati-hati saat pengadaan suatu barang.
  2. Tanamkan dalam diri setiap pegawai PLN sikap TEGAS. Itu akan sangat berpengaruh besar. Sebab ketika seseorang memiliki sikap tegas, dia tidak akan mudah tergiur oleh yang sering disebut amplop terima kasih dari orang lain. Dia tidak akan merasa senang ketika menerimanya. Justru dia akan merasa malu dan marah jika mendapatkan hal yang semacam itu. Nah jika pegawai PLN memiliki sikap tegas, otomatis dia akan langsung menolak pemberian semacam itu sehingga ini bisa menjadi awal yang baik untuk menciptakan PLN Bersih.
  3. Korupsi tidak hanya berupa uang, tapi juga waktu. Harap untukPLN mengawasi kinerja pegawainya. Semisal di saat jam kerja bukannya bekerja tapi malah bermalas malasan. Itu namanya makan gaji buta.
  4. Sebuah proyek lapangan harus di awasi lebih ketat lagi karena biasanya itu adalah lahan basah dimana terjadi penyimpangan.
  5. Untuk menghilangkan calo bisa dilakukan dengan pura-pura menjadi Mystery Guest. Dengan cara itu, PLN bisa terjun dan mengetahui secara langsung bagaimana kinerja-kinerja pegawainya. Ini juga bisa menjadi cara yang ampuh untuk menangkap basah jikalau memang ada calo.
  6. Ketepatan menempatkan pegawai sangat penting. Pekerjaan yang berhubungan langsung dengan pelanggan membutuhkan pribadi berkarakter kuat dan penempatan yang meminimilasi peluang yang dapat membangkitkan sisi merugikan dari seorang individu, seperti kolusi, suap, juga emosi negatif.

Selain itu aku ada saran ketiga nih buat PLN Bersih :

Saran Ketiga

Jalin hubungan aktif dengan KPK. Maksudnya minta bantuan KPK untuk ikut mengawasi jika memang terjadi penyimpangan.

Aku sendiri sebagai blogger sangat mendukung PLN Bersih. Karena itu aku memberikan beberapa saran dan himbauan untuk mewujudkan PLN Bersih. Dan aku ada saran lagi nih.

Saran Keempat

Untuk menciptakan PLN Bersih diperlukan pemimpin yang juga bersih. Jangan asal saja dalam memilih pemimpin (leader) untuk menyelesaikan suatu proyek. Aku memikirkan ini setelah membaca buku “Saatnya hati bicara”. Dalam buku yang berisi pengalaman nyata dan harapan akan PLN Bersih dari para pegawai PLN sendiri, ada beberapa yang berfikir bahwa untuk menegakkan PLN Bersih, membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa mereka menuju PLN Bersih. Dan aku rasa itu memang benar. Karena seorang pemimpin diibaratkan sebagai kepala dari sebuah tubuh.

dddf23bfc9c3dab52e1fbb20a480b8b2_masukan

Pilihlah seseorang yang memiliki kriteria sebagai berikut untuk dijadikan pemimpin :

66eef0225ba2c03ac425e94bcc2a5d9b_pemimpin

  1. Beragama. Kenapa? Karena jika seorang pemimpin memiliki agama yang kuat pasti dia takut akan dosa yang akan dia tanggung jika dia tidak melakukan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin.
  2. Memilih pemimpin yang jujur dan tegas. Jadi dengan sikap ini diharapkan dia akan berani menindak tegas pada orang-orang yang hendak mengajaknya melakukan KKN ataupun menawarkan suap padanya. Dengan memiliki pemimpin yang jujur dan tegas, dia akan bisa membantu PLN Bersih karena berani menindak tegas apabila ada bawahannya yang melakukan KKN dan menerima gratifikasi.
  3. Memilih pemimpin yang transparansi dalam kepemimpinannya, ramah dan bersikap terbuka.
    Pemimpin yang transparan dan bersikap terbuka, ia akan mau menerima saran dan kritikan dari bawahannya, bahkan ia takkan segan untuk meminta pendapat langsung dari bawahannya. Selain itu carilah pemimpin yang bersikap terbuka, yaitu yang mampu menghormati pesaing dan belajar dari mereka dalam situasi kepemimpinan ataupun kondisi bisnis pada umumnya.
  4. Memilih pemimpin yang memiliki latar belakang yang baik.
    Hal ini dapat kita lihat dari pendidikannya, kehidupan, keluarga dan keturunannya. Kita dapat mengetahuinya, setelah kita mencari tahu tentang siapa dia (pemimpin) itu. (jangan-jangan ia mantan napi).
  5. Memilih pemimpin yang adil
  6. Memilih pemimpin yang pandai dan cerdas
    Antara orang pandai dengan orang cerdas tidaklah sama. Orang pandai ialah orang yang dapat menjawab semua persoalan dengan ilmunya, seperti kecerdasan berhitung, ilmu teknologi yang bersangkutan dengan kecerdasan Intelektualnya (IQ). Namun orang cerdas mampu membaca keadaan, mencari kesempatan di tengah kesempitan, kalau orang Minangkabau mengenalnya dengan orang yang arif dan bijak. Orang cerdas/arif bijaksana bukan hanya pandai, tapi juga dapat berpandai-pandai demi kemaslahatan bawahannya. Itulah beda orang pandai dengan orang cerdas atau arif dan bijaksana.
  7. Memilih pemimpin yang mampu berkomunikasi, semangat team work, kreatif, percaya diri, inovatif dan mobilitas.
  8. Jangan Memilih pemimpin yang menjatuhkan atau mejelek-jelekkan orang lain/pemimpin yang sedang berkuasa.
  9. Memilih pemimpin yang memiliki rasa kehormatan diri, kewibawaan, karisma dan kedisiplinan seorang pemimpin
    Dengan demikian ia mampu dan mempunyai rasa tanggungjawab pribadi atas semua kebijakannya. Kita dapat melihat kewibawaan dan karisma/figur seorang pemimpin itu, saat ia berbicara di depan umum dan dalam kepribadian sehari-harinya.

Insya Allah dengan pemimpin yang baik juga bisa membawa anak buahnya juga ikut baik. Meski memang ada yang bilang tergantung sama anak buahnya juga, apakah bisa di ajak kerjasama untuk menuju PLN Bersih. Tapi harusnya jika memang pemimpin itu baik dan memiliki sikap tegas, dia pasti akan berani menindak tegas terhadap pelaku KKN dan menerima gratifikasi. “COPOT PEGAWAI YANG KOTOR DAN CARI PEGAWAI YANG BERSIH” Itulah tegas. :)

Lanjut lagi ya? Maaf kalo banyak banget. :) Tadi kan sudah membahas jalur awal perekrutan pegawai PLN, terus udah bahas PLN harus menjalin kerjasama aktif dengan masyarakat juga menggandeng KPK untuk senantiasa melakukan pemeriksaan rutin dan juga tentang memilih sosok pemimpin yang baik. Nah untuk yang kali ini, agar lebih lengkap lagi, guna menuju PLN Bersih maka butuh kerjasama dari seluruh pegawai PLN agar sadar hukum dan WAJIB berkomitmen ikut serta menjadikan PLN Bersih. Berhubung PLN adalah sebuah perusahaan yang memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia, maka saran yang kelima adalah :

Saran Kelima

Lakukan training atau meeting secara rutin (entah sebulan sekali atau beberapa bulan sekali) dengan mempertemukan seluruh pegawai PT.PLN di Indonesia, jika memang tidak mungkin, cukup pemimpin-pemimpin di setiap cabang yang dikumpulkan dan diberi pengarahan tentang bagaiamana cara mewujudkan PLN Bersih. Di pertemuan itu, setiap peserta yang hadir bisa mengungkapkan uneg-uneg, masukkan, dan idenya dalam mewujudkan PLN Bersih.

Oke itu tadi untuk masalah internal nya ya? Sekarang untuk mewujudkan PLN Bersih dari faktor eksternalnya. Yang aku maksud disini misal seperti pihak yang diajak kerjasama oleh PLN.

Saran Keenam

PLN harus berani berkata TIDAK jika memang pihak tersebut memberikan SUAP atau ucapan terima kasih seperti halnya gratifikasi. Jangan sampai pegawai PLN menerima apapun dari pihak tersebut. Karena nanti jika terlanjur diterima, maka itu akan menjadikan pegawai merasa berhutang budi dan akhirnya terjadilah ‘kong kalikong’ dalam hal yang negative. Semisal jika ada kejadian seperti ini : PLN bekerjasama dengan pihak B. Nah barang yang disediakan pihak B itu kualitasnya jelek. Terus pihak B memberikan uang sebagai permintaan agar barangnya diterima. Atau mungkin tidak memberikan uang namun semisal mengajak makan malam ataupun mengajak main golf ataupun sejenisnya. Maka PLN harus berani menolak tegas hal ini. Jadi jika PLN berani menolak dan bersikap tegas, pasti pihak yang diajak kerjasama tersebut akan mengerti dan tidak mengulanginya lagi. :)

Semoga dengan adanya saran dan himbauanku bisa sedikit bermanfaat bagiPLN Bersih ya. :)

Dan spesial untuk para pembaca,PLN Bersih merupakan sebuah gerakan yang dilakukan PLN yang akan berdampak positif tidak hanya untuk PLN tapi juga untuk masyarakat. :) Mari kita secara bersama-sama ikut membantu dan berpartisipasi aktif dalam gerakan PLN Bersih. Lalu apa saja yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat yang mendukung PLN Bersih?

  1. Jangan memberikan apapun baik itu berupa uang ataupun yang biasa disebut “ucapan terima kasih” jika ada petugas PLN yang datang ke tempat kita untuk memperbaiki listrik di rumah kita. Oke? :)
  2. Laporkan jika ada oknum PLN yang meminta biaya dan imbalan sebagai hasil kinerja mereka. Hubungi 081281022000 agar segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
  3. Tidak melakukan tindakan kecurangan dengan men-sabotase sekring listrik di rumah agar tidak menimbulkan kerugian pihak PLN. Lagian bahaya juga hlo. Bisa-bisa malah terjadi konsleting dan akhirnya kebakaran hiii serem kan?
  4. Ikut aja program yang diadakan PLN seperti listrik Prabayar. :) Mau tau apa aja keuntungannya? listrik prabayar cara tepat untuk berhemat, lebih bebas, bebas pakenya, bebas tagihan bulanan, bebas biaya beban, bebas sanksi pemutusan dan bebas pencatatan meter. asyik kan?

71ce11d89e79ccb76be0f89de1aaf0a7_pln

Nah bagi para blogger yang ingin ikut serta mendukung gerakan PLN Bersih ini bisa dilakukan dengan cara :

  1. Ikut lomba blog ini juga merupakan salah satu tanda bahwa kita ikut serta dalam mendukung gerakan PLN Bersih lho. Hehehehe iya kan? Secara tidak langsung kita sudah menyebarkan artikel dan informasi tentang Program PLN Bersih.
  2. Bantu PLN menyebarkan informasi ini ke kalangan yang lebih luas dengan menulis postingan di blog kita. Share juga ke media sosial. :)
  3. Sering-sering blogwalking dan menyampaikan informasi ke teman-teman blogger aktif untuk ikut meminta bantuan mereka agar mendukung gerakan PLN Bersih. hehehe.

7fbe7c35e288842a59f95f8e8848c3e1_58038_10151158768769567_687469082_n

Selamat Hari Listrik Nasional yang ke 68 Tahun ya.. ;)

SAYA DUKUNG PLN Bersih

Referensi :

http://finance.detik.com/read/2013/10/04/213023/2378518/1034/ada-petugas-pln-minta-uang-segera-lapor-ke-sini

http://plnbersih.com/

http://enewsletterdisdik.wordpress.com/2010/04/30/tips-akurat-memilih-pemimpin-yang-tepat/

http://www.facebook.com/cc123pln?fref=ts


TAGS PLN Bersih


-

Author

Follow Me